David RothfussSelamat DatangVideos

Tirulah Yesus

Salam dalam nama Tuhan Yesus. Banyak dari kita ingin menjadi seperti aktor Bollywood Shahrukh Khan. Beberapa memiliki keinginan untuk menjadi pemain kriket seperti Shahid Afridi. Seseorang bersedia menjadi pemain sepakbola seperti Ronaldo. Dan seseorang pasti bermimpi untuk menjadi politisi seperti Obama atau Trump. Tetapi berapa banyak dari kita ingin menjadi seperti Yesus, ingin meniru Yesus, dan ingin mengikuti jejak Yesus dalam kehidupan sehari-hari mereka! Mungkin sangat sedikit!

Kami percaya bahwa jika kita menjaga gaya rambut seperti kepribadian duniawi yang terkenal ini, memakai pakaian seperti mereka, dan terlihat seperti mereka, kita akan mendapatkan perhatian semua orang dan kita akan dipuji. Dan kita berpikir bahwa Kristus adalah kepribadian kuno yang datang ke bumi 2000 tahun yang lalu, bagaimana Dia dapat menjadi teladan kita? Tetapi kita lupa bahwa Yesus Kristus adalah Tuhan dan yang dapat menjadi teladan yang lebih baik daripada Tuhan Sendiri! Tuhan yang menciptakan kita menurut gambar-Nya sendiri!

Di dalam 1 Korintus Pasal 11 Ayat 1 Rasul Paulus menulis; “Jadilah pengikutku, sama seperti aku juga menjadi pengikut kristus.”

Menjadi seperti Kristus tidak berarti memiliki gaya rambut seperti Dia atau memakai pakaian seperti Dia. Yang benar-benar berarti adalah bahwa kita berbicara seperti Kristus, menjadi lembut hati seperti Dia, berpikir seperti Dia, membantu orang lain mengikuti teladan-Nya, mengampuni orang lain, mengikuti Firman Allah, dan memuliakan nama-Nya.

Jika kita meniru Yesus kita akan memiliki dalam hidup kita suatu jenis kebahagiaan, kepuasan, dan kenyamanan yang aneh yang tidak pernah kita alami sebelumnya. Seperti kata Rasul Paulus; Marilah kita menjadi seperti Kristus dan menjadi bagian dari kehidupan kekal di rumah yang telah dipersiapkan Kristus bagi kita di Surga.

Saudara-saudara terkasih, marilah kita menjadi seperti Yesus, tirulah Dia, dan berikan teladan bagi yang lain. Amin.

David Rothfuss


ShareShare on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Email this to someone
Previous post

Menjadi Kristen - Jalan Sempit Menuju Kehidupan Kekal

Next post

Selamat Hari Kebangkitan

No Comment

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.